8/19/2008

Panduan Praktis penerapan " Pendekatan Proses"

Implementasi Dari Pendekatan Proses
Menurut konteks ISO 9001:2000, proses yang harus dipertimbangkan meliputi 2 hal:
- Proses-proses yang dibutuhkan untuk merealisasikan produk
- Proses-proses lain yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan sistem manajemen mutu secara efektif seperti proses audit mutu internal, proses tinjauan manajemen, proses analisa data dan proses manajemen sumber daya.

Persyaratan untuk seluruh proses di atas dijabarkan pada klausul 4 s/d 8 ISO 9001:2000 :
Klausul 4 : Sistem manajemen mutu
Klausul 5 : Tanggung jawab manajemen
Klausul 6 : Manajemen sumber daya
Klausul 7 : Realisasi produk
Klausul 8 : Pengukuran, analisis dan peningkatan

Penerapan dari pendekatan proses dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
Langkah 1
- Identifikasikan proses-proses yang dibutuhkan untuk sistem manajemen mutu dan bagaimana aplikasinya pada perusahaan
- Proses apa saja yang dibutuhkan untuk sistem manajemen mutu perusahaan?
- Siapa pelanggan dari setiap proses (pelanggan internal dan/atau pelanggan eksternal)?
- Apa saja persyaratan yang dituntut oleh pelanggan internal dan/atau pelanggan eksternal?
- Siapakah penanggung jawab proses tersebut?
- Apakah ada proses-proses yang disubkan?
- Apakah masukan dan keluaran dari setiap proses tersebut?
Langkah 2
- Tetapkan urutan dan interaksi antara proses-proses
- Bagaimana aliran proses-proses secara keseluruhan?
- Bagaimana cara melukiskan aliran ini (dapat dijawab dengan melalui pembuatan diagram alir proses bisnis atau peta proses)
- Dokumentasi apa saja yang dibutuhkan?
Langkah 3
- Tetapkan kriteria dan metode untuk memastikan pengeoperasian dan pengendalian proses-- proses berjalan dengan efektif
- Apa karakteristik hasil dari proses yang diinginkan dan yang tidak diinginkan?
- Apa kriteria untuk pemantauan, pengukuran dan analisis?
- Bagaimana cara menggabungkan kriteria dan metode ini ke dalam perencanaan sistem manajemen mutu dan ke dalam proses realisasi produk?
- Apa saja isu-isu ekonomis yang ada (biaya, waktu, pemborosan, dsb)
- Metode apa yang sesuai untuk pengumpulan data?
Langkah 4
- Pastikan ketersediaan sumber daya dan informasi yang dibutuhkan untuk mendukung operasional dan pemantauan proses-proses
- Sumber daya apa saja yang dibutuhkan untuk setiap proses?
- Bagaimana hubungan komunikasinya?
- Bagaimana cara penyajian informasi internal dan eksternal mengenai proses-proses tersebut?
- Bagaimana cara memperoleh umpan balik?
- Data apa saja yang perlu dikumpulkan?
- Dokumentasi apa saja yang perlu disimpan?
Langkah 5
- Ukur, pantau dan analisis proses-proses
- Bagaimana cara pemantauan kinerja proses (kapabilitas proses, kepuasan pelanggan)
- Pengukuran apa saja yang dibutuhkan?
- Bagaimana cara terbaik menganalisis informasi yang didapat tersebut (teknik-teknik statistik)?
- Apa yang dapat disimpulkan dari hasil analisis tersebut?
Langkah 6
- Lakukan tindakan yang dibutuhkan untuk mencapai hasil yang diharapkan dan terus menerus meningkatkan proses-proses
- Bagaimana cara meningkatkan proses-proses?
- Tindakan korektif dan/atau preventif apa yang dibutuhkan?
- Apakah tindakan korektif dan/atau preventif tersebut telah dilakukan?
- Apakah tindakan korektif dan/atau preventif tersebut efektif?

Toto, di sarikan dari standard ISO 90001:2000 series

Narogong, may 2005