Showing posts with label Leadership. Show all posts
Showing posts with label Leadership. Show all posts

9/24/2009

Coaching

Coaching adalah suatu pendekatan didalam membimbing seseorang untuk mengembangkan Kelebihan mereka, mengenali dan memupuk hal-hal yang perlu dikembangkan sehingga potensi dirinya bisa di optimalkan sekaligus sebagai strategi untuk pengembangan pribadi atupun karirnya.
Istilah coaching dahulu sering kita dengar di dunia olahraga sebagai pelatih olahraga yang bertugas untuk mengeluarkan potensi kemampuan atilt didikannya dan menwujudakannya menjadi sebuah prestasi yang lebih tinggi dan maksimal. Tidak ada satupun tim olahraga yang berprestasi tanpa didukung oleh tim pelatih yang baik. Didalam perkembangannya istilah ini menjadi sering kita dengar di dalam dunia kerja, bisnis ataupun pelatihan. Hal ini terjadi di dorong oleh adanya kebutuhan akan Coach untuk membantu didalam menghadapi ketatnya tantangan dinamika bisnis dewasa ini sehingga peningkatan kinerja menjadi pilihan yang wajib harus dilakukan, dimana untuk itu peran Coach sebagai patner untuk membantu orang lain didalam mencapai kinerja terbaiknya menjadi suatu kebutuhan baru.
Coaching didalam penerapannya dilakukan secara terstruktur dan sistematis sehingga dapat dipergunakan sebagai tools untuk proses belajar dan pengembangan individu, membimbing seseorang untuk mencapai tujuan, berbagi pengalaman serta memberikan inspirasi dan dukungan yang tepat yang dilakukan secara terus menerus, intensive dan konsisten menuju ke tingkat kemandirian dalam kurun waktu tertentu. Tingkat kemandirian dalam hal ini artinya seseorang itu telah terbentuk perilaku produktifnya sesuai dengan target yang diinginkan dan tanpa dukungan seorang coach dia sudah dapat bekerja seperti yang diinginkan. Selain daripada itu dengan Coaching akan dapat memberikan dampak 2 aspek sekaligus yaitu pengembangan personil dan juga peningktan bisnis. Hal ini terjadi karena dengan melakukan coaching secara konsistent dan baik, seseorang akan terlatih secara baik skill dan kemampuannya. Hasil dari coaching yang berupa action atau tindakan-tindakan yang produktif akan memberikan hasil yang nyata bagi peningkatan kinerja bisnis. Selain daripada itu hasil dari proses coaching dapat memberikan dampak lebih langgeng dan jangka panjang karena bisa membantu didalam pembentukan perilaku seseorang, membangun iklim kerja yang kondusif, saling kerja sama dan saling percaya yang pada akhirnya memberikan hasil kerja yang maksimal.

Toto Sugeng
Lebaran 2009

12/20/2008

KONFLIK


Tentu kita sering mendengar atau mengalami konflik didalam kehidupan kita sehari hari di tempat kerja, di pergaulan kita ataupun saat melihat dan membaca media. Pada saat kita mengalaminya terkadang membangkitkan emosi kita untuk tidak sabar dan melawan.
Dikatakan konflik itu adalah suatu silang pendapat atau perbedaan cara pandang antara kita dan lawan diskusi kita dan ini bisa disebabkan karena adanya sikap saling mempertahankan diri atas pendapat atau cara kerja untuk mencapai sesuatu tujuan.
Namun konflik itu tidak selalu berarti negatif , konflik bila dikelola dengan baik akan dapat menjadi sarana untuk pengembangan kemampuan diri dan melatih kita untuk bisa lebih baik lagi didalam penyelesaian sesuatu masalah dan bekerja sama dengan orang lain.

Tidak ada pendekatan yang bersifat universal untuk teknik mengelola konflik ini, namun ada 5 pendekatan dasar yang mungkin dapat membantu untuk dapat diterapkan dengan baik didalam mengelola konflik dan tentunya juga sangat situasional tergantung dari kondisi dan situasi yang terjadi. Kelima pendekatan itu adalah: Mendiamkannya, enyelesaikan dengan cara halus,Dengan Kompromi, Dengan mendominasi dan dengan bekerja sama.




  • Mendiamkannya
    Bila konflik itu tidak penting dan ada hjal lain yg lebih besar dan memenangkan masalah ini akan berakibat lebih banyak kesulitasn dengan hasil baik yg diperoleh.


  • Menyelesaikan dengan cara halus
    Apabila and bersalah dan perlu dipandang sebagai orang yang beranggung jawab; Persoalan ini menyangkut banyak kepentingan orang lain dan hasil yang diperoleh akan membawa keuntungan dan kerja sama yang lebih baik di masa datang.


  • Berkompromi
    Kita memerlukan penyelsaian yang cepat atau sementara atas persoalan yang rumit; Posisi kita penting namun tidak cukup kuat menjadi alasan untuk bertindak tegas.


  • Mendominasi
    Dalam kondisi darurat sehingga diperlukan tindakan cepat; Hal-hal penting telah dilanggar yang bisa berakibat lebik buruk lagi bila tidak segera diambil tindakan.


  • Kerjasama
    Bilamana kedudukan setiap orang sangat penting untuk diajak berkompromi; Untuk menyatukan titik pandang yg berbeda, membangun hubungan yang tidak baik dan juga untuk memeproleh kesepakatan.

8/18/2008

Tips berkomunikasi yang effektif


Tentu sudah banyak yang anda ketahui tentang bagaimana melakukan komunikasi dengan baik , namun sudahkah anda mempraktekannya dan merasa nyaman saat berkomunikasi……………..pernahkah anda melakukan tinjauan bahwa cara komunikasi anda telah efektif.

Sejauh mana pesan yang kita sampaikan telah dapat dimengerti dan dipahami oleh lawan bicara kita. Respond adalah indikator yang menunjukkan bagaimana pesan yang kita sampaikan sampai ke lawan bicara kita.

Berikut ini ada beberapa tips sederhana untuk melakukan komunikasi yang efektif

1. Latih diri Anda untuk tidak gugup bila berbicara dengan orang lain.
Ini perlu banyak latihan, misalnya dengan sering tampil berbicara di depan forum yang baru kita kenal atau berbicara secara informal dengan para pimpinan diatas kita. Dengan berlatih Anda akan mulai merasa familiar dan tidak takut salah. Kepercayaan diri atau "keamanan" inilah yang menyebabkan Anda tidak mudah gugup.

Sebagai test, cobalah sering bercanda dan beradu pendapat dengan kelompok teman yg sudah dikenal atau teman baru. Kalau Anda mampu mengatasi berbagai ejekan dan gurauan teman atau anda mampu juga untuk ikut terlobat didalam diskusi, artinya Anda tidak akan mudah gugup dalam berbicara.

2. Pilihlah kalimat seefektif mungkin.
Jika bicara dengan pimpinan, gunakan kalimat langsung pada sasaran pembicaraan. Beri pengantar sedikit tentang jalan ceritanya, lalu to the point pada laporan Anda. Hindari cerita yang tidak perlu.
Berhati-hati jika menceritakan hal-hal pribadi yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan. Begitu lawan bicara Anda paham maksud Anda, jangan mengulang-ulang isi pembicaraan. Lanjutkan pembicaraan, atau hentikan pembicaraan supaya tidak membuang waktu orang lain.

3. Sebisa mungkin, gunakan gaya serius dalam membicarakan pekerjaan. Konsentrasi pada apa yang Anda bicarakan dan tidak melantur kemana-mana. Tunjukkan sikap yang menunjukkan keseriusan Anda. Keseriusan Anda akan ditopang oleh persiapan sebelumnya. Jika Anda telah siap dengan berbagai data dan informasi yang relevan, maka Anda akan siap untuk bicara serius.


4. Gunakan humor seperlunya jika diperlukan untuk mencairkan suasana,
dan jangan berusaha membuat orang lain untuk tertawa. Jika orang lain tidak tertawa, lanjutkan saja pembicaraan.

5. Sikap Anda menentukan kesan lawan bicara Anda. Gunakan sikap santai dan bahasa tubuh yang menunjukkan keseriusan kita tetapi tetap berkonsentrasi pada pembicaraan. Ada beberapa gaya khas, misalnya duduk menaruh kedua tangan diatas meja dan bicara, melipat tangan, memegang buku, sesekali menopang dagu, dll. Anda bisa mempelajari berbagai gaya ini dengan melihat orang lain dan menirunya.

6. Tempo bicara juga menentukan.
Jangan berbicara terlalu lambat. Dan juga terlalu cepat. Ungkapkan dengan optimis dan PeDe dengan kecepatan normal. Hindari menggumam dalam mengatakan sesuatu.

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba

Toto, dari berbagai sumber
Narogong 11 Januari 2008