Lean operation is a business performance improvement tool that focuses on enhancing quality, cost, delivery, and people. It helps idetify waste and makes continuous improvement possible by identifying and eliminating non-value-adding activities in design, production, supply chain, services and management.
Striving to improve competitiveness by providing customers faster and better products or services, which will accomplish more than worrying about the next global crisis, is the basic aim behind lean operation. The only game we need to be adept at today is the one that removes waste so the customer sees more value.
In the world of lean practices, companies try to produce only what has been demanded by the customer, and only when the product is required. To optimize benefits of lean throughout the supply chain, it is essential to build a partnership with your suppliers. This partnership must work on the basic principle that you pull only what you consume, and nothing more. Your suppliers restore what you have consumed. In this way, inventories are maintained at their smallest for both dealer and customer.
Achieving this level of trust with your supplier will require frequent communication and extensive sharing of information. Successful partnerships result from inviting each other to strategic planning sessions, attending each other's events and participating in other joint activities.
One good approach is to weave principles, objectives, tools, and methodology behind lean operation into the strategic and business plans of your organization, in order to make lean practices more suitable for your company.
Reff: Kent Pinkerton
Welcome to my blog that featuring regular contributions from the brightest minds in the field of excellence, thought leaders, practitioners, consultants, and expert who helping you keep up with the latest insights from the field.
9/30/2009
9/24/2009
Coaching
Coaching adalah suatu pendekatan didalam membimbing seseorang untuk mengembangkan Kelebihan mereka, mengenali dan memupuk hal-hal yang perlu dikembangkan sehingga potensi dirinya bisa di optimalkan sekaligus sebagai strategi untuk pengembangan pribadi atupun karirnya.
Istilah coaching dahulu sering kita dengar di dunia olahraga sebagai pelatih olahraga yang bertugas untuk mengeluarkan potensi kemampuan atilt didikannya dan menwujudakannya menjadi sebuah prestasi yang lebih tinggi dan maksimal. Tidak ada satupun tim olahraga yang berprestasi tanpa didukung oleh tim pelatih yang baik. Didalam perkembangannya istilah ini menjadi sering kita dengar di dalam dunia kerja, bisnis ataupun pelatihan. Hal ini terjadi di dorong oleh adanya kebutuhan akan Coach untuk membantu didalam menghadapi ketatnya tantangan dinamika bisnis dewasa ini sehingga peningkatan kinerja menjadi pilihan yang wajib harus dilakukan, dimana untuk itu peran Coach sebagai patner untuk membantu orang lain didalam mencapai kinerja terbaiknya menjadi suatu kebutuhan baru.
Coaching didalam penerapannya dilakukan secara terstruktur dan sistematis sehingga dapat dipergunakan sebagai tools untuk proses belajar dan pengembangan individu, membimbing seseorang untuk mencapai tujuan, berbagi pengalaman serta memberikan inspirasi dan dukungan yang tepat yang dilakukan secara terus menerus, intensive dan konsisten menuju ke tingkat kemandirian dalam kurun waktu tertentu. Tingkat kemandirian dalam hal ini artinya seseorang itu telah terbentuk perilaku produktifnya sesuai dengan target yang diinginkan dan tanpa dukungan seorang coach dia sudah dapat bekerja seperti yang diinginkan. Selain daripada itu dengan Coaching akan dapat memberikan dampak 2 aspek sekaligus yaitu pengembangan personil dan juga peningktan bisnis. Hal ini terjadi karena dengan melakukan coaching secara konsistent dan baik, seseorang akan terlatih secara baik skill dan kemampuannya. Hasil dari coaching yang berupa action atau tindakan-tindakan yang produktif akan memberikan hasil yang nyata bagi peningkatan kinerja bisnis. Selain daripada itu hasil dari proses coaching dapat memberikan dampak lebih langgeng dan jangka panjang karena bisa membantu didalam pembentukan perilaku seseorang, membangun iklim kerja yang kondusif, saling kerja sama dan saling percaya yang pada akhirnya memberikan hasil kerja yang maksimal.
Toto Sugeng
Lebaran 2009
Istilah coaching dahulu sering kita dengar di dunia olahraga sebagai pelatih olahraga yang bertugas untuk mengeluarkan potensi kemampuan atilt didikannya dan menwujudakannya menjadi sebuah prestasi yang lebih tinggi dan maksimal. Tidak ada satupun tim olahraga yang berprestasi tanpa didukung oleh tim pelatih yang baik. Didalam perkembangannya istilah ini menjadi sering kita dengar di dalam dunia kerja, bisnis ataupun pelatihan. Hal ini terjadi di dorong oleh adanya kebutuhan akan Coach untuk membantu didalam menghadapi ketatnya tantangan dinamika bisnis dewasa ini sehingga peningkatan kinerja menjadi pilihan yang wajib harus dilakukan, dimana untuk itu peran Coach sebagai patner untuk membantu orang lain didalam mencapai kinerja terbaiknya menjadi suatu kebutuhan baru.
Coaching didalam penerapannya dilakukan secara terstruktur dan sistematis sehingga dapat dipergunakan sebagai tools untuk proses belajar dan pengembangan individu, membimbing seseorang untuk mencapai tujuan, berbagi pengalaman serta memberikan inspirasi dan dukungan yang tepat yang dilakukan secara terus menerus, intensive dan konsisten menuju ke tingkat kemandirian dalam kurun waktu tertentu. Tingkat kemandirian dalam hal ini artinya seseorang itu telah terbentuk perilaku produktifnya sesuai dengan target yang diinginkan dan tanpa dukungan seorang coach dia sudah dapat bekerja seperti yang diinginkan. Selain daripada itu dengan Coaching akan dapat memberikan dampak 2 aspek sekaligus yaitu pengembangan personil dan juga peningktan bisnis. Hal ini terjadi karena dengan melakukan coaching secara konsistent dan baik, seseorang akan terlatih secara baik skill dan kemampuannya. Hasil dari coaching yang berupa action atau tindakan-tindakan yang produktif akan memberikan hasil yang nyata bagi peningkatan kinerja bisnis. Selain daripada itu hasil dari proses coaching dapat memberikan dampak lebih langgeng dan jangka panjang karena bisa membantu didalam pembentukan perilaku seseorang, membangun iklim kerja yang kondusif, saling kerja sama dan saling percaya yang pada akhirnya memberikan hasil kerja yang maksimal.
Toto Sugeng
Lebaran 2009
Subscribe to:
Posts (Atom)